Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

"Mood"

Hujan bulan Oktober Bolehkah ku titip tangis pada derasmu? Bolehkah ku titip marah pada gemuruhmu? Adakah deraimu sembuhkan kemarau itu? gersang, sepi, sunyi, kering lalu sesak nafasmu Abai cangkir coklat hangat Yang biasanya jadi pelarian Jangan dulu kau rusak Biar dulu isak ini dinikmati Biar begini dulu . . . "Mood" (Paramita Henry, Oktober 2017)

Nobody cares

Gadis berpori pori sebesar lubang kancing kelihatan samar di hatinya Upaya menutupi tapi tetap jelas terlihat berdiri terpaku, pandangan sayub di sudut seakan letih tapi ingin terus berlari seakan membara namun habis                       Adakah yang melihat?             Adakah peduli?             Adakah yang perhatikan?             Dunia terlalu sibuk             Nobody cares Kemudian aku penasaran bagaimana masa depanmu kelak. Akankah seperti cerita - cerita motivasi " happy ending "? we will see