Beberapa yang Tertunda
Jadi, ceritanya walaupun saya tidak mem posting tapi saya tetap menulis. entah itu hanya satu kalimat bahkan satu paragraf tapi saya tetap menulis di manapun dan kapanpun dan saya pasti menyimpannya di memo handphone saya hehe :))
Ini riwayatnya....
31 Mei 2013
Di bawah sinar bulan tanpa bintang di sana. Alunan lagu yang dari tadi terdengar namun diabaikan. Ku sandarkan kepalakudi jeruji besi pagar tangga ke kamar kosku. Lelah yang tak terucap. Lelah kaki melangkah. Lelah otak berpikir. Lelah hati dengan kesendirian. Dengan perasaan bersalah, karena ku tahu mengeluh itu tak memperbaiki keadaan. Sedikit menyesali diri apa tak layak aku menikmati masa mudaku seperti mereka. Tanpa beban melepas semua kesukaan hati yang kelihatan tanpa masalah.Ku biarkan kakiku berselonjor di barisan anak tangga. Tidak peduli di luar cukup dingin jika berdiam diri setelah 10 menit seperti sekarang. Ku palingkan pandanganku pada mereka, apa yang mereka pikirkan?? Kenapa hanya aku yang seperti dikejar waktu dan merasa sendiri. Diantara sedih dan senang tak ada satupun untuk berbagi. Di manakah mereka?? Apakah mereka juga sibuk?? ataukah aku tak layak berbagi suka??
Tuhaaannn... Aku memanggil namaMu tanpa tahu apa yang harus ku ucapkan terlebih dahulu. Aaahhhh sudahlah... Kesepian ini hanya sementara.
#Waktu itu saya sangat kecapaian harus menjalankan kuliah pagi dan kerja sore, saya bahagia memang tapi ada saat dimana kita berada di titik kejenuhan kita. saat pulang kantor itu sekitar jam 21.30 malam. saya menulis ini.
22 November 2013
Postingan ini teruntuk wanita tua yang telah melahirkanku.
Ampuni aku Tuhan karena hanya dengan memandang fotonya saja bisa menghipnotis air mataku untuk terus mengalir. ku bayangkan kulit keriputnya, ku bayangkan cuaca dingin sekarang ini. Kasihan wanita ini. Tuhann... dia melakukan pekerjaan yang beresiko pada kesehatannya. Mama.. wajahnya yang berkeringat karena pekerjaannya dengan air dingin yang dipeganginya hingga malam ia merasakan sakit di sekujur tubuhnya dan tak satupun menolongnya sekedar menggosokan balsem pada tubuhnya yang tlah renta.
Tuhaaann,,, aku memohon izinkan hamba mampu membahagiakannya. Memperbaiki setiap keadaan yang menyulitkan kesehatannya. amiiinnn
#Dengan kasih sayang penuh buat mama di SoE. Sayang mama selalu
Yah... inilah memo yang saya postingkan setelah berbulan-bulan hanya mampu menulisnya di memo HP :))
Setiap keadaan itu saat kita berada di titik nol maka semua hal yang kita pikirkan terasa sangat menyedihkan. Tapi kenyataannya tidak se-dramatisir yang dituliskan :D
Ini riwayatnya....
31 Mei 2013
Di bawah sinar bulan tanpa bintang di sana. Alunan lagu yang dari tadi terdengar namun diabaikan. Ku sandarkan kepalakudi jeruji besi pagar tangga ke kamar kosku. Lelah yang tak terucap. Lelah kaki melangkah. Lelah otak berpikir. Lelah hati dengan kesendirian. Dengan perasaan bersalah, karena ku tahu mengeluh itu tak memperbaiki keadaan. Sedikit menyesali diri apa tak layak aku menikmati masa mudaku seperti mereka. Tanpa beban melepas semua kesukaan hati yang kelihatan tanpa masalah.Ku biarkan kakiku berselonjor di barisan anak tangga. Tidak peduli di luar cukup dingin jika berdiam diri setelah 10 menit seperti sekarang. Ku palingkan pandanganku pada mereka, apa yang mereka pikirkan?? Kenapa hanya aku yang seperti dikejar waktu dan merasa sendiri. Diantara sedih dan senang tak ada satupun untuk berbagi. Di manakah mereka?? Apakah mereka juga sibuk?? ataukah aku tak layak berbagi suka??
Tuhaaannn... Aku memanggil namaMu tanpa tahu apa yang harus ku ucapkan terlebih dahulu. Aaahhhh sudahlah... Kesepian ini hanya sementara.
#Waktu itu saya sangat kecapaian harus menjalankan kuliah pagi dan kerja sore, saya bahagia memang tapi ada saat dimana kita berada di titik kejenuhan kita. saat pulang kantor itu sekitar jam 21.30 malam. saya menulis ini.
22 November 2013
Postingan ini teruntuk wanita tua yang telah melahirkanku.
Ampuni aku Tuhan karena hanya dengan memandang fotonya saja bisa menghipnotis air mataku untuk terus mengalir. ku bayangkan kulit keriputnya, ku bayangkan cuaca dingin sekarang ini. Kasihan wanita ini. Tuhann... dia melakukan pekerjaan yang beresiko pada kesehatannya. Mama.. wajahnya yang berkeringat karena pekerjaannya dengan air dingin yang dipeganginya hingga malam ia merasakan sakit di sekujur tubuhnya dan tak satupun menolongnya sekedar menggosokan balsem pada tubuhnya yang tlah renta.
Tuhaaann,,, aku memohon izinkan hamba mampu membahagiakannya. Memperbaiki setiap keadaan yang menyulitkan kesehatannya. amiiinnn
#Dengan kasih sayang penuh buat mama di SoE. Sayang mama selalu
Yah... inilah memo yang saya postingkan setelah berbulan-bulan hanya mampu menulisnya di memo HP :))
Setiap keadaan itu saat kita berada di titik nol maka semua hal yang kita pikirkan terasa sangat menyedihkan. Tapi kenyataannya tidak se-dramatisir yang dituliskan :D

Komentar