Berpikir bahwa
Hari ini saya berpikir bahwa :Kesuksesan tidak karena “di kampus mana saya kuliah”, “di kota mana saya tinggal”, “dari kota mana saya berasal”, tapi bagaimana saya mengembangkan kualitas diri saya, berani menerima perubahan positif, dan berani menerima resiko dari setiap keputusan saya(keputusan setelah dipertimbangkan secara tepat), berani bermimpi dan pastinya melawan kemalasan untuk memenangkan kesuksesan.Saya berada di sekeliling orang sukses dan hebat, maka saya juga harus menjadi orang sukses dan hebat seperti mereka.Jangan membicarakan keburukan orang, jika kita sendiri tidak melakukan hal baik, karena secara tidak sadar kitapun sama seperti hal buruk yang tidak kita sukai dari orang.Teringat wejangan papa tersayang (papa Henry N), masa depan kita itu ada banyak hal, pekerjaan, kesuksesan, cinta, dll. Cinta itu salah satu bagian dari masa depan bukan satu-satunya masa depan kita. Jadi jangan salah menganggap cinta seolah-olah prioritas utama dalam hidup karena masih ada hal lain yang lebih penting dari cinta. Sip papa . . . (^-^)(y) setuju . . .Jika saya belum bisa melakukan satu hal besar, maka saya masih bira melakukan dua hal kecil.Hidup itu seperti permainan kartu, kadang seorang pemain merasa dia kalah karena mendapatkan kartu yang salah, namun sebenarnya bahwa tidak tergantung kartu namun bagaiman kita mengendalikan kartu-kartu tersebut. Begitulah hidup, kadang kita memang tidak seberuntung orang lain tapi bagaimana kita mengendalikan diri kita agar tidak benar-benar mengalami kekalahan fatal.Ternyata kesulitan itulah yang membuat kita mengerti bahwa hidup itu berharga dan menyenangkan.Saya tak akan takut bermimpi, menargetkan hidup saya menjadi yang sangat hebat. Dan tidak takut jika saya mungkin belum mencapainya, karena meskipun saya hanya mencapai poin di bawah target, tapi saya yakin itu di atas rata-rata. (“,)JCBMe (^_^)
Komentar