Cerita Kemarin 20 April 2014

Hari ini minggu. Saya tidak seperti biasanya yang malamnya telah mempersiapkan diri ke gereja. Sudah terlintas di benak "mau pake baju apa", sett alarm, etc.
Hari ini tidak ke gereja (semoga sore it will change "yes, i do"). Malam minggu hanya dihabiskan dengan melihat Conan movie setelah itu berfoto ria di kamar hehe
Haaaaaah,,,, sebenarnya ini hanya sebagian bentuk dari unjuk rasa. Paskah tahun ini berbeda dari paskah biasanya. Saya yang biasanya ke rumah om di Arjosari atau Surabaya untuk merayakan paskah bersama keluarga di sana kini memilih di kos saja.

"lah mau ke sana gimana? om yang di Arjosari ke Jakarta dan Surabaya, om yang di Surabaya liburan ke Singapore sekeluarga".

Dan sebenarnya saya juga tidak berniat ke Surabaya karena ada perjalanan dinas ke Surabaya tanggal 22 April itu dan memang dalam plan saya akan mampir di sana dan menginap semalam.

Teman saya si Budy, mungkin di tulisan-tulisan saya sebelumnya saya belum pernah bercerita tentang mereka. Tapi entahlah dia akan ke Belanda minggu ini. Saya malah berpikir "heemm.. orang-orang di sekitar saya kok banyak yang ke luar negri ya?". Benak saya mulai menggerakan mesin-mesinnya dan mencari tahu. Apa saya yang "staknan" di tempat atau saya yang semakin dengan kesuksesan.(Amiiinnn..)

Dan insomnia semalam berhasil menberikan jawaban. Teman sayapun menjadi tempat melempar pertanyaan tentang hidup saya. Dia bilang "kalo kamu punya target ya santai aja Mit but sure" sebelum melanjutkan cerita saya mau berterimakasih kepada Ary Bani :). Sering terdengar nasehat ini juga "jangan liat orang dia su ada ini dia su ad itu, lu fokus dengan lu pung target dan tujuan" dari aksennya ketahuan yang nasihat orang NTT :D lol, Gausa ngoyo Mit jalani aja, sukuri apa yang ada(kata ma Indah :)) makasi ma.

Itu semua membuat saya berpikir dan sadar bahwa setiap orang sudah ada bagiannya masing-masing(nasihat mas Yusuf) jangan berusaha mengingini hal seperti yang orang lain dapatkan karena memang itu bagiannya. Dan itu membuat saya sadar Tuhan mau kasi sesuatu yang besar kepada kita tapi kita juga dilihat sudah siap apa belum menerima hal yang besar itu. Jadi, kesimpulannya bahwa saya harus mempersiapkan diri untuk menerima anugerah yang besar itu. Amiinn..
Untuk sekarang kembangkan dulu talenta yang telah Tuhan kasi agar dipercaya mendapatkan talenta yang lebih besar. Terimkasih untuk semua yang telah peduli dengan hidup saya :) ({})

Untuk Semuanya Selamat Paskah :)


Komentar

Dian Agnesia mengatakan…
kok jarang nulis?
hayooo...smangat nulis lagi.. :)

Link blog nya sudah aku tempel diblog ku, silahkan di cek :)
Tukeran dunk link ku jg dimasukkan di blog ini :)

Mita's Note mengatakan…
Aq baru liat comment ini astga. Bner BU ayuk mnulis lagi 😘😘😘 smngat!!!

Postingan populer dari blog ini

Review Buku 2 : Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat - Mark Manson

Ba

Review Buku 1: The Best Of Me