Senja Tak Bertuan
Hari ini Jumat, 18 Maret 2016 hari yang singkat namun begitu lelah dengan padatnya aktifitas
Kebetulan hari ini semua aktifitas selesai lebih awal dari biasanya
Ketika pintu kamar ku buka, sesuatu menarik perhatianku
Tanpa komando dengan sigap ku buka jendela kamar, dan begitu takjub dengan apa yang ku lihat
cahaya langit merah jambu, langit sore ini.
Menyambutku seolah - olah memang sore ini dipersembahkan untukku
Kubayangkan betapa hebat tim dekorasinya
Time keeper-nya juga pandai mengatur waktu hingga timing-nya pas
Tidak lebih tidak kurang
Sekejap timbul begitu banyak inspirasi di otak ku. Mengalir seperti kecepatan jantung memompa darah begitu kencang seperti tekanan darah tinggi
Memang aku akui
Senja dan kamu adalah kolaborasi sempurna pembangkit hasrat menulis
Sore ini aku namakan Senja Tak Bertuan
Begitu indah
Sejenak, ku pejamkan mataku, membuka kedua tangan selebarnya,
Dan kurasaka dengan lembut angin menampar wajahku.
Lembut,
Teduh,
Seteduh tatapanmu
Ingin ku lewati sore ini bersamamu
berdua menikmati cokelat hangat, yang kehangatannya hanya kudapat dalam pelukan dan senyummu
Menikmati kedamaian hati
Mencoba sejenak melupakan dunia
Lewat senja ini kutitipkan salam, harapan dan asaku,
Sanggupkah kamu menjadi senja
Yang selalu ingin ku temui di setiap penghujung hariku???
Depok, 18 Maret 2016-03-18
#SenjaTakBertuan
Ratna Paramita Nz
Kebetulan hari ini semua aktifitas selesai lebih awal dari biasanya
Ketika pintu kamar ku buka, sesuatu menarik perhatianku
Tanpa komando dengan sigap ku buka jendela kamar, dan begitu takjub dengan apa yang ku lihat
cahaya langit merah jambu, langit sore ini.
Menyambutku seolah - olah memang sore ini dipersembahkan untukku
Kubayangkan betapa hebat tim dekorasinya
Time keeper-nya juga pandai mengatur waktu hingga timing-nya pas
Tidak lebih tidak kurang
Sekejap timbul begitu banyak inspirasi di otak ku. Mengalir seperti kecepatan jantung memompa darah begitu kencang seperti tekanan darah tinggi
Memang aku akui
Senja dan kamu adalah kolaborasi sempurna pembangkit hasrat menulis
Sore ini aku namakan Senja Tak Bertuan
Begitu indah
Sejenak, ku pejamkan mataku, membuka kedua tangan selebarnya,
Dan kurasaka dengan lembut angin menampar wajahku.
Lembut,
Teduh,
Seteduh tatapanmu
Ingin ku lewati sore ini bersamamu
berdua menikmati cokelat hangat, yang kehangatannya hanya kudapat dalam pelukan dan senyummu
Menikmati kedamaian hati
Mencoba sejenak melupakan dunia
Lewat senja ini kutitipkan salam, harapan dan asaku,
Sanggupkah kamu menjadi senja
Yang selalu ingin ku temui di setiap penghujung hariku???
Depok, 18 Maret 2016-03-18
#SenjaTakBertuan
Ratna Paramita Nz
x

Komentar