Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

MELANJUTKAN MIMPI

Sekali lagi ini tentang diri saya sendiri. Percakapan di telfon dengan kakak pertama selama 45 menit benar-benar ampuh membakar semangat lagi. Percakapan kita seputar keluarga, kekompakaan, kegagalan dan salah satu yang terpenting yaitu melanjutkan mimpi. Mimpi yang pernah tertunda karena kegagalan fatal yang mematahkan semangat namun tak menghentikan kekompakan kita. Sebagai saudara kita tetap kompak untuk mendelegasikan( eciyeehh..) yang lainnya untuk terus berjuang. Kenapa kita menciptakan peluru dan duri dari masalah untuk menjatuhkan kita sendiri sedangkan madu bisa kita dapat dari masalah itu untuk dijadikan pelajaran bahkan motifasi untuk maju dan lebih kuat. Saya memang bukan berasal dari keluarga yang wah... Puji Tuhan   kami hanya berkecukupan tidak berlebih. Tapi orangtua selalu memberikan pelajaran dan ketegasan dalam memilih jalan hidup. Apalagi papa yang memang berwatak keras. Beliau memang jadi salah satu inspirasi untuk sukses karena beliau hanya mau berkompr...

U ARE NOT PERFECT PERSON

Gambar
Ini cuma buat alarm diri sendiri dengan bercermin pada lingkungan. "Ampun deh mbak, sampeyan itu ga se-perfect yang sampeyan bayangkan. masak semua orang salah di mata sampeyan. Lah wong sing digetingi sampeyan lo santai. Opoo?? merasa di bawah saingan a? " Yahhh,,,, begitulah pikiran yang saya kalimatkan ketika menjumpai orang yang kerjaannya mengoreksi orang. Saya tidak paham, anda itu tersinggungan atau apa tapi masak setiap tempat yang anda datangi selalu ada saja orang yang anda tidak suka. heran saya. Anda terlalu menuntut orang berbuat baik pada anda, tapi apakah sebaliknya anda sudah menunjukkan sikap yang anda inginkan orang memperlakukan anda seperti itu. Sadar mbak?? hehehehe.... Sebaliknya orang yang anda selalu bicarakan setiap kejelekannya itu malah sibuk melakukan hal baik, sibuk mempersiapkan diri menjadi lebih baik, sibuk melakukan hal yang berguna. Maka dari itu? ciehhh :D Berbuat baiklah kepada orang lain agar kamu diperlakukan sama. Jika kamu mau o...

SUNYI, SEPI, SENDIRI

Pernah merasa hampa?? atau keadaan di mana kamu merasa sendiri sekalipun begitu banyak orang hadir setiap harinya bersamamu tertawa, berbagi cerita, melakukan apapun itu selalu bersama namun disuatu sisi kamu merasa sendiri tiada orang yang benar-benar memahamimu. sedikit meriview masa sekolah dimana saat ada teman yang selalu bersamamu setiap harinya, maka bisa dikatakan teman karab. mereka mengenal siapa bapak dan ibu kita, mereka tahu siapa kakak dan adik kita bahkan sebagian besar hal yan tidak bisa kita ceritakan pada orangtua kita, mereka lebih mengetahuinya. semua perasaan bahkan akan lebih dipahami oleh sahabat. Saya bekerja di kota yang tidak dekat dengan orangtua saya. di Malang. ya, benar ada sanak familiy di sini. tapi mereka juga punya akatifitas dan kepentingan pribadi. mereka jelas hanya akan menanyakan kabar beberapa hari sekali atau sebaliknya saya yang akan memberikan kabar dan menanyakan kabar atau bahkan jika ada renggang waktu beberapa hari saya akan mengunjun...

Beberapa yang Tertunda

Gambar
Jadi, ceritanya walaupun saya tidak mem posting tapi saya tetap menulis. entah itu hanya satu kalimat bahkan satu paragraf tapi saya tetap menulis di manapun dan kapanpun dan saya pasti menyimpannya di memo handphone saya hehe :)) Ini riwayatnya.... 31 Mei 2013 Di bawah sinar bulan tanpa bintang di sana. Alunan lagu yang dari tadi terdengar namun diabaikan. Ku sandarkan kepalakudi jeruji besi pagar tangga ke kamar kosku. Lelah yang tak terucap. Lelah kaki melangkah. Lelah otak berpikir. Lelah hati dengan kesendirian. Dengan perasaan bersalah, karena ku tahu mengeluh itu tak memperbaiki keadaan. Sedikit menyesali diri apa tak layak aku menikmati masa mudaku seperti mereka. Tanpa beban melepas semua kesukaan hati yang kelihatan tanpa masalah.Ku biarkan kakiku berselonjor di barisan anak tangga. Tidak peduli di luar cukup dingin jika berdiam diri setelah 10 menit seperti sekarang. Ku palingkan pandanganku pada mereka, apa yang mereka pikirkan?? Kenapa hanya aku yang seperti dikeja...

For u, BE YOURSELF... For me, BE MYSELF

^_^ Sebelumnya i wanna say Hello for all... sudah lama nggak posting karena banyak alasan. Senang sekali bisa menyapa lagi ^_^ Oke kita masuk ke topik ya?? :)) Akhirnya setelah berada jauh dari orangtua, jauh dari hal yang familiar baru otak kita bisa kebuka nih sekarang. Dulu sering dengar dan sering ikut-ikutan bilang be yourself (jadilah diri sendiri) tapi tidak pernah paham "bagaiamana??" Melihat teman cantik (gen, fashion, make up) ikut-ikutan maunya sama dengan mereka tanpa pikir apa yang mereka pakai itu cocok dengan kita apa tidak (itu karena di benak kita membayangkan orang lain) apalagi liat artis fave (*Favorit) huwah.. contohlah apa yang dia pake good looking karena pas lah kalo misalnya yang pake saya??? dengan porsi tinggi badan dan tekstur tubuh yang nggak sama, ya jelas beda atau bahkan failed dalam fashion. Semakin hari semakin tahu dirilah saya bahwa nggak perlu memakai apa yang mereka pakai. oke gapapalah kamu mengagumi orang lain tapi jangan...